Kisah hidup ku yang rumit

Discussion in 'Ruang Curhat' started by veera, 18 December 2016.

Silakan gabung jadi member agar bisa posting
  1. veera

    veera New Member

    aku tak tahu dengan apa yang kujalani saat ini. ini semua terjadi karena kelakuan ku sendiri..
    nama ku fira umur 23 thun.
    menjalani hub tanpa status, Dan kini aku mempunyai seorang putri berusia 2 tahun.
    aku tinggal dengan ayah anakku, tapi tanpa adanya ikatan pernikahan.
    entah ada atau tidak niatan darinya untuk menikahi ku.
    tapi yang jelas, hub kami terasa hambar. kini kita sama2 mis kominikasi. aku juga mungkin dianggap tidak ada. kita hanya berkomunikasi seperlunya. tiap pagi dia selalu berangkat kerja. sore pulang. kalau pulang kerja pun, dia lebih asyik dengan gamenya. aku pun tak ingin menegurnya, krena mungkin dy lelah, dan butuh hiburan.tapi semakin hari semakin menjadi. dy juga sedikit temprament, jika dy marah, barang barang hancur dibuatnya.ingin sekali rasnya pergi jauh meninggalnya tapi aku tidak punya apa apa untuk memulai semua dari nol. aku juga bener2 bingung harus gmana. apakah bisa aku membesarkan putriku seorang dirii ?
    aku juga ingin bekerja, tapi bagaimana dengan putriku. rasnya tidak tega kalau harus menitipkannya pada orang lain. orang tua ku sendiri sudah terlalu tua.. aku benar benar bingung, hidupku benar benar pelik
     
  2. rikisibarani

    rikisibarani Well-Known Member

    Dia mau tinggal bersama , tapi tanpa status? Baru kali ini kudengar sister .. minta bantu deh , sama kakak" ku si sini .. @mr.x @Fathiya @Denatalie

    Alx bacanya aj hatiku jg udah ikutan ancur ..
     
  3. Maiia

    Maiia Well-Known Member

    Dear sister,

    Wanita memang sering jadi korban keadaan, seperti yang km alami.
    Alasan apa hingga kalian tidak segera meresmikan hubungan ini ?
    Sudah adakah upaya ses untuk berkomunikasi dengan keluarganya?
    Dalam kasus ini km yang sangat dirugikan
    Pikirkanlah masa depan anak yang pasti nanti butuh status resmi , seperti akte kelahiran.
    Bicaralah pelan2 dengan pasanganmu.
    Mungkin akan ada perselisihan tapi mau tidak mau harus berjuang demi buah hati bukan ?

    Tidak disarankan perpisahan mengingat buah hati kalian.
    Tapi jika pasangan km seperti acuh tak acuh dan terkesan tak peduli , maka tak ada salahnya meminta bantuan pihak keluarga.

    Semoga masalah rumah tanggamu segera teratasi.
    Banyak meminta petunjuk dariNya semoga hati pasanganmu segera digerakkan untuk berubah
     
  4. reiha

    reiha Well-Known Member

    jadi selama ini anda dan anak dibiayai oleh sang ayah? apakah anda bisa menyisihkan uang resiko? Kalau bisa uang itu bisa membantu anda untuk memulai usaha sendiri. Kalau sang ayah kelihatan tidak punya niat untuk membangun keluarga dengan anda, segeralah mencari cara untuk mandiri. Jangan gengsi untuk bekerja di bidang yg kesannya kurang bonafit, yg penting halal dan jujur. btw anda lulusan apa?
     
  5. veera

    veera New Member

    terima kasih, saya berijazah SMP. dulu sempet masuk Smk. tetapi menjelang kenaikan, saya terpaksa berhenti. karena faktor ekonomi keluarga. tidak mampu membiayai sekolah.
     
  6. dreamhigh

    dreamhigh Active Member

    kejar paket C dahulu saja.
    kondisi hubungan tanpa status rentan, lebih baik kuat kan diri sendiri selama hidup bersama.
    kamu bisa kok, inshaAlloh tidak ada usaha yg sia2 yg penting bulatkan tekad dan gigih buang gengsi.
    Selalu berdoa dan usaha.
     
  7. Denatalie

    Denatalie Active Member

    nyimak dulu sist....
     
    juzie likes this.
  8. Fathiya

    Fathiya Well-Known Member

    boleh tuh,,,, coba ngomng aj sm pasangan mu,,, smoga dibolehkan,,,

    seharusnya si kmu dh bisa menyisihkan uang sedikit2 demi sedikit dari pasangan kamu,,,

    Ini yg paling penting si,,,
     
  9. Denatalie

    Denatalie Active Member

    wah agak berat ya curhatannya..
    hub tanpa status sampai memiliki seorang putri, q pengen tau awal nya gimana sist?
    tidak adakah keinginan dari kamu dan pasangan utk meresmikannya, krna kalo seperti ini terus putri mu yg masih murni hanya akan mengambil contoh buruk dari kedua ortu nya.. coba kamu dan pasangan bicarakan masalah anak.. kalo memang pasanganmu tetap tidak mau mengambil keputusan utk menikahimu, kamu yg harus mengambil sikap untuk jadi single parent.
    pasti tidak akan mudah, Tuhan tidak menjamin kehidupan yg nyaman tapi Dia akan selalu berada di sampingmu sist...
    dasar lelaki ba**s*t
    maaf ya.. saya ikut kesel jadinya..
    be a good mother to your daughter sist..
     

Share This Page